Jabarterkini.com, Olahraga – Dewa United FC secara resmi mendeklarasikan diri sebagai perwakilan Provinsi Banten di Liga 1 setelah mengusung julukan baru dari Tangsel Warriors menjadi Banten Warriors di Banten International Stadium (BIS), Minggu (23/2/2025).
Hadir dalam acara tersebut Founder Dewa United Tommy Hermawan Lo, Father Of Anak Dewa Jerry Hermawan Lo, Presiden Dewa United FC Ardian Satya Negara, dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah.
Selain deklarasi, acara tersebut juga diisi dengan laga eksebisi Fun Football yang mempertemukan Dewa United melawan Pemprov Banten All Star.
Father Of Anak Dewa, Jerry Hermawan Lo mengungkapkan, alasan mengapa Dewa United memilih bermarkas di Banten. Selain ingin membawa nama Banten di Liga 1, ia juga ingin memberikan hiburan yang terjangkau kepada warga Banten.
“Hari ini kami mendeklarasikan Dewa United FC menjadi Banten Warriors, kenapa Banten Warriors yang kita pilih, karena kita ini keluarga dari Banten juga, basecamp Dewa United juga di Banten, saya besarnya di Banten, sudah sepantasnya saya membuat Banten Warriors untuk kebanggaan masyarakat Banten,” kata Jerry.
Dirinya melanjutkan, warga Banten juga kurang hiburan, kalau setiap minggu ada pertandingan Liga 1 di sini, warga pasti senang, karena nonton sepak bola itu hiburan paling murah.
Sementara itu Presiden Dewa United FC, Ardian Satya Negara mengaku senang dengan sambutan hangat yang diterima dari warga Banten, sembari menuturkan akan ada penambahan di nama klub musim depan.
“Sebenarnya deklarasi untuk Dewa United bahwa kita akan membawa provinsi Banten di mana kita ke depan menjadi Dewa United Banten. Deklarasi hari ini juga mengubah julukan dari Tangsel Warriors menjadi Banten Warriors.”
Selanjutnya kata dia, kita juga sudah latihan di sini pada 18 Februari, latihan perdana. Kami dapat dukungan positif di sosmed. Apalagi kami belum punya homebase. Stadion ini layak untuk kami jadikan home base.
Namun pergantian nama klub tentunya baru bisa dilakukan saat Kongres Tahunan PSSI, dan untuk penetapan stadion BIS harus mendapat verifikasi lebih dulu dari Liga Indonesia Baru (LIB).













