Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Cermati Anggaran Daerah Hati-hati

×

Gubernur Jawa Barat Cermati Anggaran Daerah Hati-hati

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat

Jabarterkini.com – Pemerintah menetapkan hari raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 31 Maret 2025 (Senin) kemarin, sejumlah provinsi mengadakan shalat Idul Fitri di Masjid Kantor Pemerintahan masing-masing, termasuk Jawa Barat.

Pemprov Jabar menyelenggarakan Shalat Idul Fitri di Lapangan Gasibu Bandung bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan sambutannya yang salah satunya mengenai belanja pemerintah.

Ia mengatakan, anggaran belanja yang digunakan untuk kepentingan rakyat merupakan pemahaman ajaran islam.

“Sesungguhnya maka sang anggaran belanja rutin pegawai diturunkan, kemudian diarahkan 70 persen belanja untuk kemakmuran rakyat itu adalah bagian dalam memahami ajaran islam secara esensial,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia megimbau, agar biaya amilin tidak lebih besar dari asnaf zakat.

“Kalau di dalam kaidah pengelolaan pajak, jangan sampai biaya amilin lebih besar dibanding biaya untuk asnaf,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat menegaskan ucapannya terkait dana amilin, sekali lagi jangan sampai biaya amilin lebih tinggi dari kepentingan asnafnya itu sendiri,” tegasnya.

Dedi mewanti-wanti agar biaya belanja untuk kepentingan pegawai jangan lebih besar dari kebutuhan masyarakat.

“Dalam kaidah anggaran, jangan sampai biaya rutin pegawai, tunjangan jabatan, perjalanan dinas, ongkos kantor, belanja ATK jauh lebih besar daripada belanja untuk kepentingan kemakmuran rakyat itu sendiri,” tuturnya.

Dedi menjelaskan, kini perspektif Jawa Barat harus dirubah. Maka, perspektif provinsi Jawa Barat hari ini merubah mindset itu,” sebutnya.

Dedi Mulyadi menilai, tugas pengelolaan anggaran adalah tugas-tugas islam. Tugas kemuliaan, tugas-tugas kemanusiaan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *