DaerahPemerintahan

Bupati Bogor Pimpin Upacara Puncak Hari Jadi Bogor Ke-544 di Malasari

×

Bupati Bogor Pimpin Upacara Puncak Hari Jadi Bogor Ke-544 di Malasari

Sebarkan artikel ini

KAB.BOGOR, JABARTERKINI.COM – Kecamatan Nanggung, dipilih sebagai lokasi upacara peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tepatnya di Desa Malasari. Selain memiliki keelokan serta keindahan alam yang masih terjaga keasriannya, wilayah tersebut menyimpan nilai sejarah penting sebagai salah satu titik awal berdirinya Bogor. Hal itu disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat memimpin upacara peringatan HJB ke-544 di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, pada Rabu (3/06/2026).

Turut hadir dalam upacara peringatan Hari Jadi Bogor ini, Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kab. Bogor, Sekda, berbagai unsur mulai dari Kapolres yang mewakili, Dandim yang mewakili, Pengadilan Negeri Cibinong yang mewakili, Pengadilan Agama yang mewakili, Kejari yang mewakili, Porkopimda Kab. Bogor, Porkopimcam sekabupaten Bogor, Mantan Bupati, Wakil Bupati, Sekda, para Kepala Desa, Organisasi Kepemudaan, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Bogor mengatakan bahwa, Kita datang ke Desa Malasari karena memiliki niat dan tujuan yang sama kita semua sayang dan cinta terhadap Kabupaten Bogor. Alhamdulillah hari ini di hari yang berbahagia ini kita dapat berdiri bersama kita dan dapat berkumpul bersama dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Bogor dalam rangka kita bukan hanya merayakan tapi merefleksikan diri kita bersama dalam rangka hari jadi bogor ke-544, ujar Rudy Susmanto.

Tentunya momentum hari jadi bogor (HJB) ke-544 saya betul-betul menghargai, saya betul-betul mengapresiasi perjalanan yang cukup jauh buat bapak ibu sekalian terutama yang berasal dari Bogor wilayah timur, selatan, tengah dan bogor wilayah utara untuk datang ke ujung barat Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Lebak Banten dan Kabupaten Sukabumi.

Selanjutnya, Rudy menyampaikan, Kalau tidak ada niat yang kuat dan tidak ada niat untuk membangun kabupaten bogor bersama-sama kaki bapak ibu sekalian tidak akan pernah menampakkan kakinya di Desa Malasari Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Tujuan kami merayakan Hari Jadi Bogor ke-544 di Desa Malasari ini adalah titik awal Bogor berdiri dan titik awal adanya Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan adanya Kota Depok. Bupati pertama berkantor di Desa Malasari yang sekaligus merangkap sebagai Bupati Lebak pada saat itu Raden Ipik Gandamana, ujarnya.

Tanah yang kita injak ini dibawah nya ada potensi yang sangat luar biasa mineral emas ada di sini, mineral panas bumi ada di sini, ada taman nasional gunung halimun salak yang masih terpelihara asri hingga hari ini. Tetapi kenapa pada saat Bogor berkembang, Bogor maju, emasnya ada di sini, panas buminya ada di sini, lingkungan asrinya ada di sini, sekolah SMP SMA masih satu atap bersama- sama.

Di momentum Hari Jadi Bogor ke- 544 tahun mari kita niatkan bersama apa yang sudah dikerjakan oleh para Bupati, Wakil Bupati, DPRD dan seluruh anggota DPRD sebelumnya butuh perjuangan keras bersama-sama tidak akan dalam waktu dekat bisa menuntaskan semuanya, dengan jumlah penduduk yang paling banyak se-Indonesia. Maka bila ingin Bogor berubah, ingin Bogornya maju, kalau betul sayang terhadap Kabupaten Bogor hari ini gunakan tangan kita, kaki kita, maka hari ini gerakan badan kita bersama-sama, mari membangun Bogor bersama-sama, tambah Bupati Bogor.

Para camat, Lurah, Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RT/RW, dan para organisasi kemasyarakatan mari kita bersama-sama membawa Bogor yang sudah baik dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya agar kedepan bogor semakin maju, semakin aman, adil dan makmur untuk seluruh masyarakatnya. Kami mengucapkan terima kasih banyak di momentum Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi momentum untuk kita merefleksikan bersama-sama, jangan titik awal bogor berdiri menjadi titik paling belakang perkembangan Kabupaten Bogor.

Kami titip kepada PT Aneka Tambang, PT Sumiasih, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, jangan gara-gara urusan lahan sekolah tidak terbangun, jangan gara-gara lahan infrastruktur kesehatan tidak terbangun, kami membuka akses jalan ini bukan untuk PT Sumiasih kami membuka akses jalan ini adalah niatan para Bupati dan Wakil Bupati sebelum saya agar masyarakat di wilayah barat khususnya Desa Malasari lebih terperhatikan, pesan Rudy Susmanto.

Kami titip kepada PT Sumiasih pemilik lahan terbesar di kawasan ini dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, kami ingin anak-anak kami bisa sekolah, ingin anak-anak SMP sekolah seminggu bukan cuma dua kali, anak-anak SMA sekolah seminggu bukan cuma tiga kali. Siapkan lahannya maka kami pemerintah Kabupaten Bogor akan segera membangun sekolahnya.

Maka 10-20 tahun kedepan sdm-nya akan tumbuh dengan baik dan Desa Malasari harus bisa lebih maju daripada desa-desa yang lainnya yang ada di Kabupaten Bogor. Terima kasih atas perjuangan atas niat baik bapak ibu sekalian datang jauh-jauh untuk kita menengok keluarga kita, menengok saudara kita dan terima kasih sudah membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat kita di Desa Malasari, tutup Bupati Bogor

 

Reporter : (Asm)

Editor : Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *