DaerahNasionalPendidikan

Monitoring Dan Evaluasi Pestisida Nabati, Pengaplikasian Mol Pupuk Dan Penerbangan Drone

×

Monitoring Dan Evaluasi Pestisida Nabati, Pengaplikasian Mol Pupuk Dan Penerbangan Drone

Sebarkan artikel ini

BOGOR, JABARTERKINI.COM – Program Studi Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian, Sekolah Vokasi IPB University, kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas, Mulyaharja, Kota Bogor. Kegiatan ini difokuskan pada Monitoring dan Evaluasi penggunaan pestisida nabati, Pengaplikasian MOL (Mikroorganisme Lokal), pupuk organik, serta penerbangan Drone untuk mendukung pengelolaan pertanian yang lebih modern dan ramah lingkungan. Minggu (22/09/2024).

Kegiatan tersebut di dampingi oleh Ketua Program Studi Teknologi Produksi dan Pengembangann Masyarakat Pertanian oleh Muhammad Iqbal Nurulhaq, S.P., M.Si, Tri Budiarto S.KPm., M.Si selaku penanggungjawab dari PS PPP, Ririh Sekar Mardisiwi M.Si., Restu Puji Mumpuni, S.P., M.Si., Penyuluh Pertanian Unit kerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor Agus Faisal S.I.Kom, Mahasiswa PS PPP yang bergabung untuk berpatisipasi Revalina Sulaeman, Sylvina Azkyah, Ardi Malaka Biaro, Anna Sabrina, Alleta Aviel Kanayla, Frida Matia Sarri, Ihza Fadlan Izzuddin, Navea Azzam Martana dan lebih dari 10 anggota KWT Ciharashas, yang terlihat antusias dan berpartisipasi aktif dalam setiap sesi.

Dalam upaya meningkatkan efektivitas penggunaan pestisida ramah lingkungan, PS PPP melakukan monitoring serta evaluasi terhadap penerapan pestisida nabati yang telah digunakan oleh KWT Ciharashas. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui dampak pestisida nabati terhadap produktivitas tanaman dan keseimbangan ekosistem, sekaligus memastikan penerapan yang sesuai standar. Selanjutnya, tim juga memberikan pelatihan terkait pengaplikasian Mikroorganisme Lokal (MOL) dan pupuk organik.

MOL merupakan komponen penting dalam pertanian organik yang berfungsi meningkatkan kesuburan tanah, menjaga kesehatan tanaman, dan meningkatkan hasil panen. Dengan aplikasi pupuk organik, KWT Ciharashas diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang berdampak buruk bagi lingkungan dalam jangka panjang, harapnya.

Selain pengaplikasian teknologi pertanian organik, PS PPP juga memperkenalkan teknologi modern berupa Drone untuk pemetaan lahan dan pemantauan tanaman. Penggunaan Drone ini bertujuan untuk memudahkan proses monitoring kondisi lahan secara real-time, sehingga pengelolaan lahan dapat dilakukan secara lebih efisien.

Program pengabdian ini merupakan bentuk komitmen PS PPP dalam mendukung pemberdayaan Masyarakat khusus nya KWT Ciharashas dengan teknologi ramah lingkungan dan inovasi modern yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan, pungkasnya.  author: REV

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *