Jabarterkini – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar rangkaian kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta dalam aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung di Kampung Bebek, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara.
Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menghadirkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga. Aksi bersih Sungai Ciliwung turut bertepatan dengan peringatan Hari Sungai Nasional yang diperingati setiap 28 Juli.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan seluruh rangkaian Harganas telah dipersiapkan melalui koordinasi lintas sektor bersama DPPKB, para camat, dan organisasi perangkat daerah (OPD).
“Tentu ini merupakan langkah yang tidak hanya seremonial, tetapi seremoni yang memberikan dampak positif untuk masyarakat,” ujar Jenal.
Ia menjelaskan, aksi bersih Sungai Ciliwung melibatkan berbagai unsur, mulai dari OPD, komunitas masyarakat, generasi muda, Duta Genre, hingga komunitas pesepeda dengan total sekitar 1.000 peserta.
Selain aksi peduli lingkungan, Harganas 2026 juga menghadirkan beragam program sosial, di antaranya dapur gizi untuk penanganan stunting, pembagian 200 paket sembako bagi keluarga berisiko stunting, bantuan bagi balita, pemeriksaan kesehatan gratis, serta dapur berbagi.
Tak hanya itu, melalui Gerakan Ayah Tangguh, para ayah diajak memasak makanan yang kemudian disajikan kepada sekitar seribu masyarakat di kawasan Kedunghalang sebagai bentuk penguatan peran ayah dalam keluarga.
Menurut Jenal, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
“Esensinya adalah keluarga yang kompak dan solid sebagai pondasi untuk masa depan. Anak-anak harus dididik mencintai lingkungan, gemar berolahraga, dan menjaga kesehatan karena merekalah yang akan mengisi Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, mengapresiasi pelaksanaan Harganas 2026 yang dinilai menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, komunitas, dan masyarakat.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik dan lancar. Ini membuktikan bahwa soliditas dan kolaborasi menjadi kekuatan penting bagi Kota Bogor sekaligus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.
Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan Harganas 2026 melibatkan 14 organisasi perangkat daerah dan 21 mitra kolaborasi. Kegiatan dibagi ke dalam sembilan klaster, meliputi peduli lingkungan, peduli lansia, peduli stunting, peduli hunian melalui perbaikan rumah layak huni sederhana, peduli ekonomi, peduli pendidikan dan remaja, Gerakan Ayah Teladan, pemberdayaan UMKM lokal, serta dapur berbagi.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tersebut bertujuan memperkuat sinergi pemerintah, dunia usaha, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam meningkatkan ketahanan serta kesejahteraan keluarga.
Marse menambahkan, momentum Harganas yang bertepatan dengan Hari Peduli Sungai Nasional dimanfaatkan untuk menanamkan kepedulian lingkungan kepada generasi muda melalui aksi bersih Sungai Ciliwung yang melibatkan Duta Genre, Milenial Bergerak, dan Pramuka.
“Hari ini kami ingin mengajarkan kepada para remaja untuk mencintai lingkungan, menjaga kesehatan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Pemkot Bogor Jadikan Harganas 2026 Momentum Perkuat Keluarga dan Selamatkan Ciliwung













