Daerah

RSUD R. Moh. Noh Nur Luncurkan Tiga Inovasi Digital dan Humanis untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bogor Barat

×

RSUD R. Moh. Noh Nur Luncurkan Tiga Inovasi Digital dan Humanis untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bogor Barat

Sebarkan artikel ini

Leuwiliang, Kab. Bogor — RSUD R. Moh. Noh Nur resmi meluncurkan tiga inovasi unggulan sekaligus sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang terintegrasi, humanis, dan berbasis digital. Ketiga inovasi tersebut adalah SiKeINA (Sistem Integrasi Kesehatan Ibu dan Anak), SALAMAN (Sahabat Dalam Kebaikan), dan SIPIT (Sistem Informasi Pelaporan IT).

Direktur dan jajaran manajemen rumah sakit menyampaikan bahwa peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen transformasi layanan, khususnya dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan modern yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta pendekatan yang lebih berpusat pada pasien.

Pemantauan Ibu dan Bayi Lebih Proaktif melalui SiKeINA

Inovasi SiKeINA hadir sebagai solusi atas lemahnya pemantauan pasien ibu dan bayi pasca-persalinan, terutama dalam periode tujuh hari pertama yang sangat krusial. Selama ini, keterbatasan komunikasi lanjutan kerap menyebabkan keterlambatan penanganan komplikasi seperti preeklamsia, perdarahan pasca persalinan, hingga asfiksia pada bayi.

Melalui sistem berbasis WhatsApp, SiKeINA mengintegrasikan proses pemulangan pasien dengan 32 puskesmas jejaring di wilayah Bogor Barat. Sistem ini mengirimkan notifikasi otomatis yang berisi data klinis serta instruksi tindak lanjut kepada petugas puskesmas secara real-time.

Inovator SiKeINA, Raden Mas Bagus Kasatrio, menjelaskan bahwa sistem ini mengubah pola pemantauan dari pasif menjadi aktif.

“SiKeINA mengubah paradigma dari pemantauan pasif menjadi proaktif, sehingga potensi komplikasi bisa dicegah lebih dini,” ujarnya.

Hasil uji coba menunjukkan dampak positif, di mana 52,5 persen pasien risiko tinggi berhasil ditindaklanjuti. Ke depan, angka tersebut ditargetkan meningkat hingga 80 persen.

SALAMAN Dorong Pelayanan Lebih Empatik dan Humanis

Selain penguatan aspek klinis, rumah sakit juga menghadirkan inovasi SALAMAN (Sahabat Dalam Kebaikan) yang berfokus pada pembinaan karakter tenaga kesehatan. Program ini menitikberatkan pada peningkatan empati, pengelolaan emosi, serta komunikasi terapeutik dalam pelayanan pasien.

Kepala Bidang Keperawatan sekaligus inovator, Hj. Ai Gunarsih, menegaskan bahwa SALAMAN bukan sekadar program rutin.

“Program ini kami hadirkan untuk membangun pelayanan yang tidak hanya profesional secara klinis, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan pasien,” ungkapnya.

Pendekatan emosional dinilai memiliki kontribusi besar terhadap proses penyembuhan serta tingkat kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan.

SIPIT Perkuat Transformasi Digital dan Transparansi

Transformasi digital di lingkungan rumah sakit juga diperkuat melalui inovasi SIPIT (Sistem Informasi Pelaporan IT). Sistem ini menghadirkan mekanisme pelaporan berbasis WhatsApp Bot yang terintegrasi dengan workflow automation serta dashboard monitoring secara real-time.

Inovator SIPIT, Sigit Putra Prabowo, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk mengatasi sistem pelaporan manual yang selama ini belum terstruktur dengan baik.

“SIPIT memungkinkan pelaporan IT dilakukan secara cepat dan langsung melalui WhatsApp, kemudian diproses otomatis hingga tersaji dalam dashboard,” jelasnya.

Menurutnya, sistem ini tidak hanya meningkatkan kecepatan pelaporan, tetapi juga meminimalisir human error serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas data.

Efisiensi dan Aksesibilitas Jadi Keunggulan

Ketiga inovasi tersebut memiliki keunggulan dalam aspek efisiensi karena memanfaatkan platform yang sudah familiar di masyarakat maupun tenaga kesehatan. Hal ini membuat implementasi berjalan lebih cepat tanpa membutuhkan investasi infrastruktur tambahan yang besar.

Selain meningkatkan mutu layanan, inovasi-inovasi ini juga mendukung efisiensi operasional serta pengambilan keputusan berbasis data secara lebih akurat.

Manajemen rumah sakit menyatakan bahwa ketiga program tersebut juga tengah dipersiapkan sebagai unggulan dalam ajang Innovative Government Award 2026.

Komitmen Berkelanjutan

Sebagai rumah sakit rujukan kelas B yang melayani 14 kecamatan di wilayah Bogor Barat, RSUD R. Moh. Noh Nur terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif, terintegrasi, serta berfokus pada keselamatan dan kenyamanan pasien.

Upaya inovasi berkelanjutan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan daerah secara menyeluruh.


Kontak Media:
Raden Mas Bagus Kasatrio
Inovator SiKeINA / Sekretaris Komite Mutu
RSUD R. Moh. Noh Nur
📞 0813-8957-6909
📧 bkasatrio@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *